Manusia dan Teknologi Komunikasi


Manusia pada dasarnya memiliki dua fungsi kedudukan dalam kehidupan ini yaitu sebagai makhluk individu dan makhluk sosial. Sebagai makhluk sosial, manusia pasti memerlukan komunikasi di antara sesamanya untuk memenuhi kebutuhan penting agar dapat melakukan komunikasi dengan baik. Atas dasar kebutuhan tersebut, manusia berupaya mencari dan menciptakan sebuah sistem dan alat untuk saling berinteraksi, mulai dari gambar (bentuk lukisan), isyarat (tangan, asap, dan bunyi), huruf, kata, kalimat, tulisan, surat, sampai dengan sebuah teknologi komunikasi seperti telepon beserta internet (Nuryanto, 2012: 4). Maka dari itu, tidak heran mengapa banyak lahirnya teknologi komunikasi yang dapat memenuhi kebutuhan manusia akan komunikasi serta informasi, hingga muncul sebuah teknologi komunikasi yang mampu mencakup semua kebutuhan manusia tersebut, yaitu smartphone yang kita gunakan sekarang. Hal ini juga disebabkan kebutuhan manusia akan berkomunikasi dan informasi yang semakin meningkat, sehingga teknologi semakin canggih dan pintar untuk dapat digunakan oleh manusia itu sendiri. Oleh karena hal tersebut, teknologi komunikasi yang hadir terus – menerus berkembang pesat seiring berkembangnya teknologi informasi, karena kedua hal tersebut tidak dapat dipisahkan (Hamid, Rasul, 2007: 30). Pada era sekarang, dimana manusia telah disebut sebagai masyarakat informasi dimana manusia sebagian besar telah mengutamakan informasi dan informasi juga dihasilkan oleh manusia secara melimpah, kemudian teknologi komunikasi memiliki peran untuk membantu menjangkau wilayah di berbagai penjuru secara merata. Dengan hadirnya teknologi komunikasi, cara dimana kita berkomunikasi pun pada akhirnya mengalami perubahan, jika dulu ketika kita jauh dengan orang tertentu, kita bisa mengirim surat via pos untuk berkomunikasi dan bisa menggunakan pesan singkat melalui layanan telegram sehingga tidak dapat diprediksi kapan pesan tersebut sampai dan dibalas kembali. Sedangkan sekarang sudah hadir e-mail yang ditunjang smarphone dan internet, sehingga komunikasi semakin mudah dan cepat untuk dilakukan. Namun, karena kemudahan berkomunikasi itu sendiri, banyak masyarakat pengguna teknologi komunikasi yang ketika ia selalu menggunakan fasilitas komunikasi tersebut dan ketika ia tidak memegang atau menggunakannya, maka ia akan merasa terisolasi dari komunikasi dengan dunia luar, padahal ia tetap berkomunikasi dengan dunia nyata di sekitar kita secara langsung seperti kebiasaan kita sejak dahulu di kehidupan sehari – hari (Solihin, 2007: 142). Hal ini menandakan bahwa gaya hidup masyarakat telah berubah dan mulai memasuki dunia baru setelah munculnya teknologi komunikasi, yaitu dunia yang berbasis online dimana masyarakat berinteraksi secara aktif di dalamnya. Sehingga tidak jarang, masyarakat kecanduan dan menjauhkan yang dekat serta mendekatkan yang jauh, hal ini tentu berdampak negatif pada masyarakat karena menumbuhkan kepribadian yang semakin individualisme dan cenderung tidak peka terhadap lingkungan sekitar. Namun, dibalik akibat yang timbul karena penggunaan teknologi komunikasi, teknologi komunikasi dapat memberikan segala kebutuhan lain dari manusia selain komunikasi dan informasi, yaitu dalam bidang ekonomi. Kegiatan jual beli semakin mudah dilakukan dan menghasilkan keuntungan lebih akibat teknologi komunikasi. Penjual dapat memotong biaya – biaya yang tidak diperlukan karena berjualan secara online dan pembeli tidak sulit untuk menemukan barang ataupun jasa yang dibutuhkannya. Hal ini juga disebabkan pasar yang semakin luas akibat banyaknya pengguna teknologi komunikasi serta membentuk segmentasi dengan kesukaan serta kebutuhan yang berbeda – beda. Sehingga tidak mengherankan, seiring berkembangnya teknologi komunikasi, kebutuhan masyarakat khususnya akan informasi dan komunikasi sudah pasti terpenuhi. Komunikasi sangat dibutuhkan dalam kehidupan manusia karena merupakan proses sistematis bertukar informasi antar pihak melalui sistem simbol biasa dari pengirim kepada penerima baik secara langsung maupun tidak langsung (menggunakan media) dengan maksud menerima umpan balik (Suryanto, 2015: 614). Maka dari itu, teknologi komunikasi tercipta dan terus berkembang sampai sekarang hingga memberikan dampak yang menyentuh segala aspek kehidupan manusia. Hal ini merupakan salah satu hal yang berkembang sangat pesat dan menjadi pemicu dari perkembangan teknologi komunikasi yang dipadukan dengan komunikasi. Akibatnya, perkembangan zaman secara tidak sadar memberikan kontribusi bagi manusia dalam berkomunikasi atau berinteraksi karena seiring dengan berkembangnya zaman yang disertai dengan perkembangan teknologi komunikasi, komunikasi dapat dilakukan tanpa batasan waktu, jarak, dan tempat sehingga informasi lebih tersebar secara luas dan mudah didapatkan oleh pengguna teknologi komunikasi. Adapun contoh nyata dari perkembangan teknologi komunikasi adalah telepon genggam yang hampir semua penduduk di dunia memiliki teknologi ini dan menggunakannya dalam keseharian. Teknologi ini kemudian mengalami kemajuan teknologi yang sangat pesat dan kemudian beralih fungsi dari alat komunikasi jarak jauh menjadi sebuah benda yang sangat pintar dan dapat digunakan berbagai macam hal oleh penggunanya untuk memenuhi segala kebutuhan hidup mereka. Misalnya, pengguna dapat mengakses informasi yang disajikan media cetak secara online di mana dan kapanpun pengguna berada.

Daftar Pustaka
Suryanto. (2015). Pengantar Ilmu Komunikasi. Bandung: CV Pustaka Setia
Solihin. (2007). Gaul Tekno Tanpa Error. Jakarta: Gema Insani
Nuryanto, Hery. (2012). Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi Dan Komunikasi. Jakarta: PT Balai Pustaka
Hamid, Abdul dan Juharis Rasul. (2007). Teknologi Informasi Dan Komunikasi. Bogor: Yudhistira Quadra

Comments