Kemudahan Dalam Kegiatan Public Relation dan Periklanan
Hadirnya
internet menjadi salah satu titik perubahan dalam bidang public relation dan periklanan,
sehingga banyak metode baru yang lebih efektif dan efisien untuk melakukan kegiatan
public relation dan periklanan tersebut. Dimulai dari public relation, perkembangan
teknologi komunikasi terhadap public relations dapat merajuk pada alat atau
media yang digunakan untuk kegiatan public relation. Internet telah digunakan
sebagai salah satu strategi komunikasi public relation, karena melalui internet,
setiap individu dapat berperan sebagai penerbit, konsumen atau melakukan
kampanye untuk mepengaruhi perilaku konsumen. Teknologi, khususnya internet telah
mengubah pola komunikasi public relation menjadi komunikasi yang lebih
interaktif karena setiap individu dapat mencari informasi yang dibutuhkannya
kapan saja dan dimana saja. Selain itu, dalam kegiatan public relation berupa laporan
tahunan, divisi PR dapat mengirimnya ke dalam situs khusus sebuah perusahaan
sehingga dapat diakses dengan mudah dan public relation juga dapat mencapai
sasaran masyarakat secara langsung tanpa melalui proses penyensoran oleh gatekeeping (Priyatna, 2012: 191). Banyak
kemudahan lainnya karena pengaruh dari internet, termasuk kemudahan dalam
kegiatan press release. Salah satu
perubahan yang cukup signifikan dengan adanya internet, yaitu dengan hadirnya
media relations. Media relations dibuat untuk keperluan pers yang menjadi
sasaran pelayanan suatu organisasi. Situs ini merupakan media bagi reporter
agar memudahkannya dalam mendapatkan informasi mengenai suatu organisasi secara
akurat, aktual, dan memperoleh informasi khusus (Priyatma, 2012: 193). Tentu hal
ini juga merupakan keuntungan bagi organisasi untuk membangun citra dengan
mudah melalui akses situs media relations yang disediakan tersebut. Banyak kemudahan
lainnya yang diciptakan dengan adanya internet, sehingga suatu organisasi atau
perusahaan dapat menjalin hubungan dengan publik internal maupun eksternal dari
suatu organisasi atau perusahaan itu sendiri. Sehingga, tidak bisa dipungkiri
bahwa public relation sedang pada masa keemasannnya mengingat internet
memberikan banyak kemudahan bagi kegiatan public relation. Karena dalam
kegiatannya yang berkaitan untuk menjaga hubungan dengan karyawan, pemegang
saham, dan masyarakat luas yang berkaian dengan konsumen, komunitas,
pemerintahan, dan sebagainya (Suryanto, 2015: 420). Maka dari itu, dunia public
relation sendiri terus berubah seiring waktu berjalan, ilmunya yang semakin
kompleks, tidak terbatas pada fakultas komunikasi yang bisa menjadi seorang
public relation, tetapi hampir semua elemen termasuk hukum hingga psikologi
asalkan menguasai big data, era digital,
dan new social media (Laksamana, 2018: 6). Sehingga seorang public relation
diharuskan untuk selalu beradaptasi agar terus bertahan dari banyak kompetitor
yang ada. Tujuan perusahaan atau organisasi yang awalnya menggunakan internet
adalah untuk menyediakan informasi, sekarang internet pun digunakan untuk
menawarkan suatu produk kepada masyarakat luas. Perusahaan menggunakan situs
web sebagai katalog atau brosur elektronik yang dapat diakses secara online
oleh masyarakat sehingga situs web merupakan suatu keharusan bagi organisasi
atau perusahaan (Morissan, 2010: 319). Hadirnya internet dalam dunia periklanan
bagi suatu organisasi atau perusahaan dapat menjadi media promosi yang sangat
efektif serta alat bantu pemasaran yang tangguh dan ampuh. Karena melalui
internet sendiri, biaya promosi atau periklanan dapat menjadi lebih murah dan
juga pelanggan dapat dengan mudah menemukan informasi mengenai perusahaan,
penyampaian informasi yang cepat, mengurangi tenaga kerja pemasaran, dan
membangun hubungan dengan pelanggan melalui program penawaran khusus, kuis, dan
kontes secara online. Melihat salah satu dari keputusan penting dalam periklanan
adalah dengan menyeleksi media (Suryanto, 2015: 444), hal ini berkaitan dengan
bagaimana konsumen memiliki sifat yang lebih konsumtif semenjak internet hadir
dalam dunia periklanan. Sehingga, internet yang berkaitan dengan media sosial,
blog, situs web lainnya merupakan media yang cukup efektif untuk dapat
menjangkau sasaran yang relatif luas dan tersegmentasi. Contohnya saja melalui media
sosial instagram, berkaitan dengan suatu perusahaan kosmetik dimana seorang public
relation dapat mengirimkan produk ke berbagai selebgram yang berprofesi sebagai
beauty vlogger, kemudian selebgram dapat membuat konten iklan atau yang
sekarang disebut endorse melalui video atau foto yang akan diunggah melalui
media sosial dari selebgram tersebut, sehingga pengguna media sosial yang
memiliki ketertarikan dalam bidang kosmetik dan mengikuti akun media sosial
dari selebgram tersebut dapat terpengaruh oleh iklan yang dibuat oleh selebgram
yang diikuti. Hal ini memungkinkan, karena masyarakat pengguna internet yang
luas dan mulai tersegmentasi karena hadirnya berbagai saluran media khusus
berbasis internet yang langsung mencapai sasaran tertentu dengan ciri khas
tertentu. Terbukti, adanya internet yang memiliki kaitannya dengan public
relation dan periklanan dapat memberikan perubahan yang cukup signifikan dalam hal
kegiatan yang dilakukannya dan cenderung memberikan keuntungan serta kemudahan
yang membuat suatu organisasi atau perusahaan dapat menjalin hubungan dengan publik
internal maupun eksternal secara lebih efektif dan efisien serta menciptakan
hubungan interaktif yang semakin menguntungkan berbagai pihak di sekitar ruang
lingkup organisasi dan perusahaan yang terkait.
Daftar Pustaka
Suryanto. (2015).
Pengantar Ilmu Komunikasi. Bandung:
CV Pustaka Setia
Priyatna,
Soeganda. (2012). Dasar – Dasar Public
Relation. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Morissan.
(2010). Periklanan: Komunikasi Pemasaran
Terpadu. Jakarta: Prenadamedia Group
Laksamana,
Agung. (2018). Public Relations In The
Age Of Disruption. Jakarta: Mizan Digital Publishing
Comments
Post a Comment